Gelandang Persija Jakarta Marc Klok Contoh Permainan Tiga Pemain Ini
Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, mempunya role model dalam bermain sebagai pemain sentral. Ia punya tiga gelandang milik Belanda yang menjadi favoritnya saat ini.
Mantan pemain PSM Makassar itu pun tak mengakui bahwa ia benar-benar memperhatikan bagaimana ketiga gelandang tersebut bermain, melalui rekaman video, untuk ia pelajari.
Georginio Wijnaldum yang membela klub besar Inggris, Liverpool, serta gelandang belia Frenkie de Jong dari Barcelona, jadi anutan Klok dari kalangan pemain yang masih aktif saat ini.
Keduanya dinilai sebagai pemain tengah yang punya kapasitas dunia dan punya permainan yang layak dicontoh oleh Klok, sebagai pemain yang sama-sama berasal dari Belanda.
“Banyak pemain Belanda saat ini yang berkualitas. Dua di antaranya Frenkie de Jong dan Wijnaldum. Mereka memperkuat dua klub besar di Eropa yakni Barcelona dan Liverpool,” ungkap Klok.
“Saya belajar dari keduanya, terutama mencontohkan gaya bermain keduanya dari melihat Youtube,” sambung pemain yang ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut.
Satu pemain lainnya yang jadi inspirasi Klok sebagai seorang gelandang sentral adalah Edgar Davids. Pemain dengan tenaga kuda itu punya karakter yang kuat dan disegani di lini tengah.
Davids yang lahir di Suriname merupakan gelandang yang punya reputasi tinggi pada zaman 90-an. Ia menikmati karier di berbagai liga top Eropa, seperti Italia, Inggris, dan Spanyol.
Mengawali karier profesional di Ajax Amsterdam, Davids kemudian berkostum AC Milan, Juventus, Barcelona, Inter Milan, Tottenham Hotspur, hingga akhirnya pensiun bersama Barnet.
“Saya suka gaya bermainnya, Dia juga penuh tenaga, keras dan selalu bermain penuh motivasi. Apalagi karier dia bagus sekali, dia bermain di salah satu klub terbaik di Eropa [Juventus],” tukas Klok.
Klok sendiri belum bisa memberi banyak pembuktian kepada Persija, karena ia bergabung pada musim 2020 setelah ditransfer dari PSM. Musim perdananya mandek karena pandemi virus corona.
Ia mendarat kali pertama di kompetisi Indonesia pada 2017, setelah berkarier semusim bersama klub Skotlandia, Dundee FC. Reputasinya melonjak bersama PSM, dengan 83 penampilan, serta 28 gol di kompetisi liga.